Kegiatan


Penjurian Lomba Naskah Dakwah Selesai, Ini Daftar Pemenangnya

Jakarta, FKPT Center - Dewan juri pada Lomba Karya Tulis Naskah Dakwah yang diselenggarakan oleh BNPT dan 32 FKPT se-Indonesia, Minggu (25/11/2018), telah menyelesaikan proses penjurian. Dari 297 naskah yang dinyatakan lolos seleksi administrasi,  inilah 10 terbaik yang dipilih juri.
 
Penjurian pada Lomba Karya Tulis Naskah Dakwah dengan tema "Ayat-ayat Damai" dilaksanakan sejak tanggal 20 November 2018. Prosesnya berjalan alot karena antusiasme tinggi penyuluh agama se-Indonesia, di mana total karya yang masuk ke panitia mencapai 650.
 
"Sebuah kebanggaan, lomba yang digelar untuk pertama kalinya ini disambut antusiasme tinggi penyuluh agama. Ada 650 karya masuk, setelah diseleksi secara ketat tersisa 297 yang masuk te tahap penjurian," kata Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung, mengomentari jalannya lomba dan penjurian.
 
Dalam praktiknya, sebelum didorong mengikuti lomba, para penyuluh diberikan materi seputar pencegahan terorisme dan penguatan kapasitas terkait teknik penulisan.
 
"Antusiasme tinggi penyuluh agama ini menjadi bukti bahwa mereka tidak hanya fasih berdakwah secara lisan, menyuluh dari satu pintu ke pintu mermodalkan suara,  akan tetapi juga dalam bentuk tulisan," kata Anggota Dewan Juri, Sholehuddin. Tak lupa akademisi ini menyampaikan ucapan terimakasihnya atas keikutsertaan penyuluh agama dalam lomba.
 
Kepala Seksi Penyuluh Agama Kementerian Agama RI, Amirullah, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme tinggi penyuluh agama tersebut. Dia berharap di tahun-tahun berikutnya lomba bisa terus diselenggarakan, dengan keikutsertaan penyuluh bisa terus ditingkatkan.
 
"Saya sampaikan ucapan selamat kepada para pemenang. Anda semua menjadi kebanggaan Kementerian Agama Republik Indonesia," ujar Amirullah.
 
Sementara anggota dewan juri lainnya, Taufik Hidayatullah,  menyampaikan kebanggaannya atas variasi tulisan naskah dakwah yang dikirimkan peserta. Para penyuluh disebutnya telah mampu menonjolkan kearifan lokal di daerahnya masing-masing sebagai materi dakwah. "Ini angin segar untuk materi pencegahan terorisme  yang tak akan ada habisnya. Sangat membanggakan," ujarnya.
 
Berikut adalah daftar 10 penyuluh agama pemamng lomba :
 
1.  Isa Kamil - Penyuluh Agama asal DKI Jakarta;
 
2.  Azizah Herawati - Penyuluh Agama asal Jawa Tengah;
 
3.  Wiwin - Penyuluh Agama asal Jawa Barat;
 
4.  Asep Jaelani - Penyuluh Agama asal Jawa Barat;
 
5.  Rofi'udin - Penyuluh Agama asal Jawa Timur;
 
6.  Abdul Gafur - Penyulu Agama asal Riau;  
 
7.  Ilham Latif - Penyuluh Agama asal Sulawesi Selatan;
 
8.  Rima Syafitri - Penyuluh Agama asal Lampung;
 
9.  Petrus Desuance Leka - Penyuluh Agama asal Nusa Tenggara Timur;
 
10. M. Muklis - Penyuluh Agama asal Nusa Tenggara Barat.
 
Staf Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Herisyal Natsir Putra, menyebut kesepuluh penyuluh tersebut akan diundang ke Jakarta pada tanggal 27 - 30 November mendatang. Mereka akan diuji ulang terkait orisinalitas karyanya, sekaligus mempresentasikan naskah yang telah dibuatnya.
 
"Jadi urutan 10 besar itu belum final, bukan rangking pemenang. Mereka masih harus mempresentasikan naskah dakwahnya di hadapan juri, sebelum ditetapkan sebagai pemenang dan mendapatkan hadiahnya," kata Herisyal. [shk/shk]